Showing posts with label Engineering. Show all posts
Showing posts with label Engineering. Show all posts

Thursday, May 19, 2016

Script Random Post Tidak Jalan

Beberapa hari ini berusaha mengotak-atik template di blog sebelah. Salah satunya adalah memasukkan fasilitas untuk menampilkan random post sebagaimana di blog ini. Sayangnya entah mengapa, setelah script tersebut dimasukkan, blog menjadi tidak bisa diakses dan sering minta di-kill. Padahal, script yang digunakan persis dengan script yang ada di blog ini.

Update
Jumlah data yang diacak kurang.

Wednesday, December 9, 2015

KPU, Jangan Umbar Data Pribadi Saya

Hari ini, saya lihat postingan di FB saya, terlihat seorang mahasiswa menampilkan karyanya untuk melakukan pengecekan keaslian KTP. Cukup kaget saja, karena hanya dengan memasukkan NIK kita, maka bisa didapatkan data asli kita. Dalam hati, "Apa-apaan ini?"

Akhirnya saya tanya, "kamu dapat data darimana?" "Dari sitenya KPU pak."
Dan saya terhenyak, KPU melakukan hal yang sama. KPU dengan seenaknya mengobral data yang seharusnya menjadi data yang tidak boleh disebarkan secara sembarangan.

Terus, seharusnya bagaimana? KPU  seharusnya membuat inputan berupa isi form sebagaimana form yang ada di dalam KTP, yakni NIK, Nama, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, dst. Jika input salah, maka hasilnya adalah KTP Palsu, jika benar, KTP Asli, bukannya menampilkan data orang seenaknya seperti itu. Saya yakin, orang-orang di KPU itu adalah orang-orang hebat, dan tahu apa itu definisi kerahasiaan, tapi kecerobohan ini sangat membahayakan, karena bisa saja data tersebut digunakan untuk hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan. Misal: untuk membuat kartu kredit palsu, untuk aksi terorisme, dll.

Wednesday, October 22, 2014

Mengapa Bernama Windows 10?

Salah satu pembahasan yang menarik yang menjadi diskusi mahasiswa saya akhir-akhir ini. Sepertinya tidak penting-penting amat sih. Bahkan saya sempat mengira, ini hanyalah trik pemasaran dari Microsoft. Namun setelah membaca postingan Mikko Hypponen di Twitter mengenai mengapa Windows 10 diberi nama Windows 10, saya baru menyadari bahwa hal ini bukan hanya masalah pemasaran, namun juga masalah kemungkinan bug yang akan muncul jika Windows 10 diberi nama Windows 9.

Sebuah permasalahan sepele, di mana programmer pihak ketiga banyak membuat program untuk membedakan versi dari Windows, salah satunya Windows 95 dan Windows 98, mungkin juga Windows 97 (biasa disebut Windows Memphis kalau tidak salah dengan kode:

if (version.StartsWith("Windows 9")
{/* kode untuk Windows 95 dan Windows 98 */ } else {
Sebuah cara mengkodekan yang akan menyebabkan kode-kode untuk Windows 95 dan Windows 98 bertabrakan dengan Windows 9.

Tidak percaya? Coba lihat di sini.

Bingung Konsep Big Data?

Jujur saja, selama ini saya bingung dengan konsep Big Data. Semua konsep yang saya baca tentang Big Data seolah-olah hanyalah perpaduan konsep yang terdapat pada "data mining + data warehouse + distributed system". Sebagai sebuah penelitian, bagi saya, tidak ada yang baru dalam Big Data. Akhirnya ada juga seorang pakar, Michael Jordan, yang berbicara di IEEE Spectrum tentang Big Data ini. "We’re getting everything wrong", begitulah yang dikatakan Michael Jordan. Bagi Michael Jordan, konsep Big Data seolah mengembalikan penelitian mundur ke tahun 60-an, mengulang penelitian yang sebenarnya sudah diteliti.

Wednesday, May 22, 2013

Dana Talangan Haji: Mungkinkah Riba?

Melihat maraknya dana talangan haji, dimana mengembalikannya sependek pengetahuan saya harus lebih, saya selalu khawatir kalau itu merupakan sebuah riba.

Larangan berhutang untuk berhaji, bisa jadi merupakan salah satu larangan yang paling dilalaikan oleh jama'ah haji. Padahal haji dengan berhutang adalah salah satu sebab yang mengurangi kemabruran haji.

Di sisi lain, sistem antrian haji yang menyebabkan orang kaya bisa berhaji berulang-ulang sehingga menyebabkan orang yang kurang mampu kesusahan menembus antrian adalah sebuah permasalahan tersendiri yang menyebabkan maraknya dana talangan haji tersebut.

Kadang berpikir, mengapa tidak dibuat sistem dua antrian saja sih. Di mana, antrian pertama untuk yang sudah pernah berhaji, dan antrian kedua untuk yang belum pernah berhaji. Dengan begini, harapannya antrian haji tidak diambil penuh oleh yang bisa melakukan antrian berulang kali.

Sunday, January 6, 2013

[Windows 8] Dengan Start Menu

Saya termasuk yang tidak terlalu suka tampilan menu windows 8, sebagaimana tidak sukanya saya dengan tampilan menunya Unity di Ubuntu. Menu di Windows 8 benar-benar mengingatkan saya pada saat menggunakan Windows 3.1. Namun, ada kalanya kita akhirnya dihadapkan pada pilihan untuk menggunakan Windows 8. Bagi yang ingin tetap ada Start Menu sebagaimana di versi sebelumnya, mungkin saya bisa merekomendasikan penggunaan Classic Shell. Setidaknya aplikasi gratisan ini cukup menghilangkan kekesalan saya terhadap hilangnya Start Menu di Windows 8.

Saturday, January 5, 2013

Tanggal Bagus Untuk Menikah?

Jadi kepikiran untuk membahas ini. :D Melihat banyaknya perbincangan tentang tanggal baik untuk menikah dalam sebulan ini. Kurang dari sebulan yang lalu, ada yang mengatakan 12-12-12 adalah tanggal yang cantik untuk menikah, meskipun ada juga yang berpendapat tanggal 20-12-2012 lebih cantik, namun sayangnya tanggal ini kalau penulisan tanggal dan tahunnya dibalik, jadi agak jelek.Selain itu, seorang rekan dosen yang juga mau menikah pada tanggal 13-1-13.

Namun ada sedikit perspektif, menurut teman saya Hadziq dalam akun FB-nya yang meskipun sedikit memaksa cara bacanya :D, yang menunjukkan bahwa tanggal 4 kemarin adalah tanggal yang bagus. Hal ini kalau dibaca menurut bahasa Mandarin.
= 2013 - 1 - 4
= 二 零 一 三 一 四
= Èr Líng Yī Sān Yī Sì
≈ Ài nǐ yīshēng yīshì
= 愛 你 一 生 一 世
= Cinta kamu seumur hidupku

Friday, July 27, 2012

Game FPS: Sekarang dan 10 Tahun Yang Lalu

Beberapa hari yang lalu, seorang mahasiswa membawa komputernya sebagai persiapan demo untuk tugas akhir di lab. Pada saat itu, di komputernya ada game berjudul Crysis 2[1], game buatan Crytek[2] dan dikeluarkan oleh Electronic Art.[3]. Saya sendiri sudah lama tidak mengikuti perkembangan game, karena komputer saya tidak mampu untuk memainkan game-game terbaru.

Iseng, mencobanya. Saya katakan, sangat menyenangkan. Mengingatkan saya dengan game berseri Doom[4] yang dibuat oleh id Software[5]. Kemudian, kemarin, mencoba memainkan game Call of Duty: World at War[6]. Hampir sama dengan Crysis 2, bedanya game ini disetting pada masa Perang Dunia Kedua[7].

Saya merasa ada beberapa perbedaan, antara game First Person Shooter (FPS)[8] sekarang dengan yang pernah saya mainkan kisaran 10 tahun yang lalu. Setidaknya ada 4 perbedaan. Pertama, masalah health. Pada game FPS sekarang, health bisa kembali lagi secara otomatis setelah menunggu beberapa waktu, sehingga tidak perlu repot-repot mencari item health. Pada game Doom sendiri, saya pernah mengalami game over karena kehabisan item health.

Perbedaan kedua, masalah penyimpanan game. Pada game FPS sekarang, game disimpan secara otomatis jika kita telah sampai pada point tertentu. Sehingga hal ini cukup menyenangkan, mengingat ketika bermain sering lupa dalam menyimpan permainan. Tentu sangat menjengkelkan, ketika kita sudah cukup jauh, kemudian lupa menyimpan permainan, terjadi lampu mati. Ya, meskipun UPS bisa dimasukkan sebagai saran.

Perbedaan ketiga, masalah panjang level. Game FPS sekarang, durasi 1 levelnya cukup pendek. Bisa diselesaikan dalam waktu 15-30 menit, namun mempunyai jumlah level yang sangat banyak. Sedang game FPS yang saya mainkan dulu, 1 levelnya sangat panjang, namun jumlah levelnya cuma sedikit, sekitar 10 level saja.

Perbedaan keempat, ini yang paling saya suka, game FPS sekarang jalan ceritanya lebih jelas. Jalan cerita yang lebih jelas ini membuat pemainnya benar-benar seperti aktor yang memainkan perannya.

Bagaimana dengan tampilan grafis? Saya kira, tampilan grafis bukanlah hal yang layak untuk dibandingkan antara game sekarang dengan game dulu, karena secara teknologi saja tidak bisa dibandingkan.

Saya sendiri tidak membandingkan dengan Counter Strike[9], karena menurut saya, game CS ini adalah game tidak jelas. Sedang Half Life[10], saya sendiri belum pernah memainkannya.

Cerita dalam game Call of Duty: World at War lebih saya sukai daripada game Crysis 2, mengingat saya tidak terlalu kuat memainkan game yang bikin jantungan dan bersuara seram, hal ini pulalah yang menyebabkan saya menghentikan bermain game Resident Evil[11] di level 1. Namun, untuk controller, saya lebih suka pengaturan tombol pada game Crysis 2. Pengaturan tombol pada game Call of Duty: World at War membuat saya sering salah tekan tombol.

Ada yang mempunyai pendapat yang berbeda dengan cara bermain FPS sekarang dengan FPS yang ada 10 tahunan yang lalu? Bagaimana menurut anda?


Referensi:
  1. Crysis 2.
  2. Crytek.
  3. Electronic Arts.
  4. Doom Series.
  5. Call of Duty: World at War.
  6. World War II. Wikipedia.
  7. First-Person Shooter. Wikipedia.
  8. Counter-Strike.
  9. Half-Life.
  10. Resident Evil.

Wednesday, July 11, 2012

Penjualan Lagu Berformat MP3

Beberapa hari lalu, di suatu minimarket, saya tidak sengaja melihat penjualan CD berisi lagu-lagu berformat mp3. Saya kira, Nagaswara[1], produsen musik yang mengeluarkan kepingan CD tersebut cukup cerdas untuk menangkap peluang. Dihitung-hitung, harganya cukup murah, Rp. 100,- per lagu. Hanya saja, secara pribadi, saya kurang cocok dengan model penjualan per CD, saya berharap suatu saat nanti, ada yang dijual per-lagu, karena dalam 1 album kadang ada yang saya sukai ada yang tidak. Mungkin bisa dijual agak lebih mahal, mengingat penjualan model seperti ini pasti butuh komputer untuk download. Pinginnya sih lewat download, tapi pembayaran transfer kan minimal Rp. 50.000,- :)

Ada ide lain?


Link:
  1. Nagaswara.

Tuesday, June 19, 2012

Kesuksesan Film Berdasarkan Biaya Iklannya?

Ketika melihat pernyataan bahwa kesuksesan sebuah film bisa dilihat berdasarkan biaya iklannya, saya sendiri cukup kaget. Hal ini dinyatakan oleh ScienceDaily dalam salah satu artikelnya.[1] Jika penelitian ini benar, bisa disimpulkan, bukan kualitas film yang penting, tapi bagaimana cara mengiklankan film tersebut yang penting.


Referensi:
  1. Physicists Predict Success of Movies at the Box Office Based Solely On Advertising Costs. (2012). ScienceDaily.

Thursday, June 14, 2012

Virus Sekarang Tidak berbahaya

Hehehe, begitulah pendapat saya. Dibandingkan dengan virus[1] yang bermunculan pada tahun 90-an, di mana saya mengenal komputer, saya lihat virus komputer saat ini tidak terlalu berbahaya. Apa mungkin karena saat ini lebih banyak tumbuh virus generator[2] ya?

Dibanding virus, saya lihat kok lebih berbahaya scam[3] di facebook, yang meskipun Alhamdulillah sampai saat ini saya belum pernah kena dan tidak ingin kena, namun akun hasil pembajakan scam ini bisa dipakai penipuan atas nama orang yang akunnya dibajak.

Bagaimana menurut anda?


Referensi:
  1. Anonymous. (2012). Computer Virus. Wikipedia.
  2. Anonymous. (2012). Virus Generator. Wikia.
  3. Anonymous. (2012). Confidence Trick. Wikipedia.

Wednesday, May 30, 2012

Bermain Dalam Game Bernama Dunia

Dalam tulisan kali ini, saya ingin mengajak melihat dunia, seolah bermain game di komputer.

Merenungi makna firman ALLOH, bahwa dunia itu bagai permainan, maka kita bisa melihat, jazad tidak lebih sebagai karakter yang dimainkan, dan ruh sebagai orang yang memainkan karakter tersebut. Segala kerusakan fisik yang terjadi pada karakter yang dimainkan, sesungguhnya tidak merusak fisik ruh / pemain yang memainkannya.

Di alam dunia ini kita punya dua point, point kebajikan dan point keburukan. Mana yang lebih berat, itu yang menentukan. Ada juga live point sebagai kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, di mana kematian akan datang jika live point habis, live point ini, bisa kita tambah, bisa pula kita kurangi. Permainan ini, bersifat multiplayer, yang pemainnya bergantian masuk dan keluar, hingga datangnya hari akhir.

Dalam game itu, seorang pemain bisa berperan sebagai orang tua, anak, tetangga, dan lain sebagainya. Namun, setelah game over, hubungan tersebut menjadi hilang sama sekali.


Wednesday, March 14, 2012

BTS di Tengah Atau di Sudut Cell?

Kedua gambar berikut ini saya ambil dari materi Cellular Network di Wikipedia. Pertanyaannya, manakah yang benar? Tower BTS di tengah, ataukah berada di sudut cell. Buku-buku tentang jaringan nirkabel ternyata menggambarkan bahwa tower BTS tersebut berada di tengah cell.
Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan bahwa tower BTS berada di tengah BTS, gambar-gambar yang ditampilkan adalah gambar-gambar yang memperlihatkan bahwa Tower BTS tersebut berada di tengah cell. Hal ini menyebabkan pembacanya sering missleading mengira bahwa cell hexagonal tersebut terbentuk dari gelombang yang dipancarkan dari titik tengah BTS, berbentuk lingkaran, kemudian membentuk hexagonal dengan garis lurus tersebut sebagai posisi handoff.

Padahal dengan teori tersebut, jika BTS tidak benar-benar diletakkan secara tepat, gambaran hexagonal tersebut tidak mungkin terjadi.

Gambar 1: BTS di tengah cell

Berbeda dengan gambar 2 berikut. Dengan gambaran 1 BTS memancarkan 3 sinyal ke 3 arah yang berbeda, hal ini yang akan menyebabkan sinyal berbentuk hexagonal, walau posisi antar BTS nantinya kurang tegak lurus. Hal ini karena, handoff sendiri terjadi antar pemancar dalam satu BTS yang sama

Gambar 2: BTS di sudut cell
Kesalahan kedua buku-buku jaringan nirkabel tentang penggambaran model cell adalah hanya menggambarkan adanya model cell hexagonal, padahal ada juga model cell diamond (kotak). Tentunya, model cell diamond ini akan lebih susah lagi digambarkan, kalau BTS tersebut memancarkan hanya satu gelombang dari tengah BTS.

Friday, December 9, 2011

Rangkaian Cinta


Sebuah diagram rangkaian cinta yang menarik. Setujukah anda tentang rangkaian di atas. Tidak paham karena bukan orang elektro?

Pada Cycle 1, asumsinya Source of Love (atau baterai) ujungnya yang positif di arah mind, sedang pada Cycle 2 ujungnya yang positif berada di arah Heart. Diode sendiri adalah penyearah arus. Dalam gambar di atas, jika arus melewati dari arah mind, maka arus bisa melewati, namun jika arus melalui arah sebaliknya, maka arus tidak dapat mengalir.

Gambar di atas menggambarkan ada 2 model cinta. Cinta yang pertama melalui akal. Sehingga menyalalah keduanya, antara akal dan hati. Sedang cinta kedua melalui hati terlebih dahulu, sehingga hati pun dibutakan, begitu pula akal.

Setujukah anda dengan diagram di atas?

Tuesday, December 6, 2011

Temanku Belum Tentu Menganggap Aku Temannya


Gambar di atas merupakan scan buku dari Deitel & Deitel yang menceritakan tentang Friend, sebuah konsep dalam OOP yang hanya terdapat dalam C++. Saya pikir-pikir benar juga, boleh saja kita menganggap seseorang sebagai teman kita, tapi belum tentu orang itu menganggap kita sebagai temannya. Sebuah konsep yang ternyata bukan hanya dijelaskan dalam psikologi, tapi juga dunia teknologi informasi.

Makanya tema blog saya adalah Computer Science and Humanity, sepertinya Compuer Science dan humanity tidak berhubungan, padahal setelah dipelajari, keduanya sangat berhubungan erat sekali. :P

Sunday, December 4, 2011

Gelombang Baru GUI

Di dunia Linux, sudah cukup lama ada perdebatan mengenai gelombang baru Graphical User Interface (GUI) ini. Sementara perdebatan tersebut berlangsung, saya masih menikmati Ubuntu 10.4 Lucyd Linx yang menggunakan GNOME 2 dan menikmatinya tanpa meng-update aplikasinya sama sekali.

Meskipun perdebatan di Linux, terutama antara GNOME 3 dan Unity di Ubuntu sudah cukup panjang, pertama kali saya mengetahui gelombang baru GUI ini malah dari seorang teman yang memamerkan Windows 8 beta-nya. Saya mencoba, dan menurut saya, cukup bagus untuk GUI pengguna IPad, Android, dan sejenisnya. Namun, sebagai pengguna laptop yang tanpa touch screen dan laptop tak pernah dipakai sambil digendong seperti bayi, karena pekerjaan berada di sekitar membuat code, menulis dokumentasi, atau menulis artikel, maka GUI tersebut sangat menyusahkan. Bukan tidak bagus, hanya saja tidak cocok dengan kebiasaan pemakaian saja.

Hingga beberapa hari lalu, akhirnya saya mendapatkan copy dari Fedora 16, salah satu distro Linux yang sudah menggunakan gelombang baru GUI, dengan menggunakan GNOME 3. Saya harus mengakui, bahwa Linus benar, saya lebih suka menggunakan XFCE. Saya sebenarnya belum pernah menggunakan Unity, namun melihat tampilan Windows 8 dan GNOME 3, saya meragukan bahwa saya akan menyukai tampilan Unity.

Terakhir, saya mendapat copy dari Linux Mint 12 Lisa. Lisa sebenarnya menggunakan GNOME 3, tapi distro ini mengubah tampilan GNOME 3 menjadi lebih cocok untuk pengguna seperti saya. Tidak mengherankan kalau Distrowatch menunjukkan bahwa distro ini sebagai distro nomor 1 saat ini. Sayangnya, berbeda dengan Fedora 16, tool konfigurasi distro ini banyak yang masih belum jalan. Penataannya bagus, hanya belum jalan. Hal ini menyebabkan saya harus masuk ke mode CLI untuk mengubah beberapa konfigurasi. Bagaimanapun juga, ke depan, mungkin saya akan menunggu keluaran terbaru dari distro Linux Mint ini.

Update 5 Desember 2011:
Ternyata ada artikel yang sesuara dengan saya mengenai GUI GNOME 3, Unity, dan Windows 8.

Update 6 Desember 2011:
Saya menemukan link ekstension yang disediakan oleh GNOME untuk memperbaiki tampilan GNOME 3 agar sesuai dengan selera saya.

Thursday, November 10, 2011

Karakteristik Fiber Optik

Berikut beberapa karakteristik fiber Optic yang perlu diperhatikan, InsyaALLOH di Wikipedia belum ada:
  • Kecepatan komunikasi melalui fiber bergantung pada indeks refraktif bahan fiber yang menyalurkan cahaya. Semakin rendah indeks refraktif, semakin cepat cahaya lewat.
  • Cahaya bergerak melalui medium dengan memanfaatkan refleksi akibat perbedaan indeks refraksi dengan menghitung sudut kritis yang dihasilkan oleh perbedaan medium tersebut.
  • Semakin besar perbedaan indeks refraksi, semakin kecil sudut kritis. Sudut kritis yang semakin kecil menyebabkan pemasangan kabel lebih mudah, namun semakin besar sudut kritis, distorsi yang menyebabkan melemahnya yang juga akan semakin besar. Selain itu, mengarahkan cahaya dengan sudut yang terlalu kecil hanya akan menyebabkan kecepatan propagasi semakin lambat. 
  • Spektrum cahaya yang dipakai adalah spektrum cahaya tampak. Meskipun banyak sinyal dilewatkan ke saluran yang sama, hal ini tidak akan menyebabkan sinyal bertabrakan. Analoginya seperti cahaya tampak yang tercampur, ketika melewati sebuah prisma, warnanya masih bisa dipisahkan.
  • Pada kenyataannya, cahaya hanya menggunakan 1 lapisan untuk propagasi. Namun kabel fiber optic mempunyai 3 lapisan bening. Lapisan kedua dibuat untuk mencegah adanya kotoran di lapisan terluar yang menyebabkan perubahan indeks refraksi di luar lapisan pertama sehingga menyebabkan melemahnya sinyal. Sedang lapisan ketiga dibuat untuk mencegah pecahnya lapisan pertama dan kedua.

RUJUKAN:
  1. Crisp, John. Introduction to Fiber Optics. Newnes. 2001.

Wednesday, November 9, 2011

Efisiensi Memory Firefox

Akhir-akhir ini, komputer serasa seperti hang berkali-kali, sepertinya karena Firefox. Akhirnya setelah browsing, dapat rekomendasi untuk install plugin Memory Fox. Alhamdulillah, ternyata berpengaruh, komputer kerjanya jadi normal kembali.

Sunday, November 6, 2011

Datagram Congestion Control Protocol

Datagram Congestion Control Protocol adalah sebuah transport protocol yang menyediakan koneksi unicast bidirectional dari datagram yang unriable dengan congestion controlled. DCCP cocok untuk aplikasi yang mengirim data dengan jumlah besar.

Datagram Congestion Control Protocol didesain untuk memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  • Berdasar pada aliran datagram yang unreliable. Mirip dengan UDP.
  • Handshake yang reliable untuk melakukan setup (melakukan koneksi) dan teardown (memutus koneksi) pada koneksi. (Berbeda dengan UDP, lebih mirip TCP)
  • Adanya kebebasan untuk melakukan pilihan cara penanganan terhadap permasalahan koneksi yang ada, semisal pemilihan mekanisme kontrol yang cocok apabila terjadi congestion.
  • Mekanisme yang dibuat haruslah memungkinkan server untuk mencegah holding (memegang dan atau menahan) state apabila terjadi unacknowledged connection dan apabila koneksi sudah selesai dilakukan.
  • Congestion Control mencakup dan memasukkan Explicit Congestion Notification (ECN) [RFC3168] dan ECN Nonce [RFC3540].
  • Mekanisme acknowledgment bisa memberitahukan informasi packet loss dan informasi ECN.
  • Adanya mekanisme tambahan yang memungkinkan pemberitahuan pada aplikasi pengirim, paket data mana yang sampa pada penerima, dan apakah paket mempunyai penanda ECN ataukah tidak, corrupt ataukah tidak, ataukah di-drop di buffer penerima ataukah tidak.
  • Adanya deteksi Path Maximum Transmission Unit (PMTU) [RFC1191]
  • Adanya pilihan beberapa mekanisme congestion control. Untuk RFC ini, ada dua yang akan dispesifikasikan di RFC yang lain, yakni TCP like Congestion Control [RFC4341] dan TCP friendly Rate Control (TFRC) [RFC4342] .

Datagram Congestion Control Protocol didesain untuk menangani aplikasi semacam media streaming, dimana pada prosesnya dilakukan pengiriman data yang besar, dan tidak boleh ada delay yang terlalu besar, namun data diperbolehkan untuk sesekali hilang.

Datagram Congestion Control Protocol juga didesain agar aplikasi-aplikasi streaming yang mempunyai data kecil yang biasanya didesain mengunakan UDP, semacam chatting misalnya, tidak beralih desain untuk menggunakan DCCP.

Rujukan:

Sunday, July 10, 2011

Penataan File



Dua minggu ini, saya cukup banyak waktu lowong. Akhirnya, saya berusaha meneruskan proyek-proyek pribadi saya yang lama (al-Qur'an-Hadits, Lazis), serta proyek dari tempat kerja yang terbengkelai. Alih-alih saya mengerjakan proyek, yang terjadi saya malah berusaha mencari file-file lama tersebut mati-matian. Meskipun akhirnya ketemu, karena sangat banyaknya backup-nya.

Bagaimana ya cara manajemen file yang benar dan efisien? Karena kadang setelah menyimpan, lupa mencatat di notepad nama file terbaru. :(

Catatan:
Gambar diambil dari PHDComics.