Monday, November 28, 2011

Pemanas Air

Suhu Malang yang dingin dan hujan, serta flu yang berat, benar-benar membuat saya membutuhkan kehangatan yang sehangat-hangatnya. Dikarenakan setiap kali mandi air hangat dengan cara memasak air selalu kurang air, dan tidak tersedia setiap waktu, apalagi kalau malam-malam, maka muncullah ide untuk membuat pemanas air sendiri. Ide ini sendiri tidak murni, karena saya lupa pernah lihat dimana gitu, tapi heater-nya yang dibolongin mahal.

Pembuatannya sendiri  dikerjakan oleh Mekhel. OK, ini bahannya:
  • Heater, saya pakai Maspion, harganya berkisar antara 16-20 ribu.
  • Solder untuk melubangi heater
  • lem tembak (akhirnya tak terpakai)
  • lem pipa PVC (akhirnya tak terpakai)
  • amplas, untuk menghaluskan lubang yang dibuat
  • kran guci, sebaiknya pakai yang kran putar tapi tidak menemukan
  • selang yang kaku atau pipa kecil, sebagai lubang pembuangan, sebenarnya kran guci juga bisa digantikan dengan bahan ini (akhirnya tidak terpakai)


Pertama, buat lubang untuk kran di heater. Sebaiknya, lokasi lubang lebih tinggi daripada lokasi elemen heater dan letaknya berseberangan. Lokasi yang lebih tinggi untuk mengurangi kemungkinan air menguap sehingga heater terbakar, dan lokasi yang berlawanan agar apabila lubang yang kita buat bocor, tidak mengenai elemen listriknya. Haluskan pinggiran lubang agar tidak terjadi kebocoran, kemudian pasang kran airnya.


Beginilah hasil jadinya:


Dan setelah proses instalasi di kamar mandi:


Lumayan, tersedia air hangat sepanjang waktu untuk mengobati flu berat ini.

15 comments:

  1. dah nemu sil belum pak?,, ni ada karet bundar melingkar kecil,, sapa tau bisa,, byar gak bocor!...

    ReplyDelete
  2. maaf y pak sebelumnya. kenapa nggak besi pemanasnya yg di pasang di bak airnya. drpad beli keran guci lagi...

    ReplyDelete
  3. @Anonim
    Beresiko tersetrum.
    Kalau gak percaya, waktu memasak air, masukkan tangan ke dalam air, nanti kan kesetrum.

    Selain itu, panasnya cenderung tidak merata.

    ReplyDelete
  4. Siap dipasarkan pak... dan diproduksi oleh suthil production...

    ReplyDelete
  5. bukannya sama saja pak dgn pemanas air bapak.
    coba air dari keran itu di sentuh langsung pada saat nyala. pasti kesetrum jg dah, soalnya byar bgmanapun air mengalirkan listrik....

    mohon pencerahannya..

    ReplyDelete
  6. Saya sendiri kurang bisa menjelaskan, tapi kalau di kasih garam airnya di heater, baru bisa nyetrum.
    Silahkan dicoba kalau belum yakin.

    ReplyDelete
  7. berarti ideq sebelumnya di kasih garam juga baru nyetrum pak... gmn sih...

    ReplyDelete
  8. Begini saja, daripada debat, dicoba sendiri saja. OK.
    Air mancur dengan air menggenang kan juga beda toh.

    ReplyDelete
  9. oh sip dah pak.
    ntar kapan" ta coba y pak.
    skrng lagi sibuk ngerjakan tugas DM..

    hehehe,,, makasih...
    tunggu ide-ide kreatif lainya y pak..

    ReplyDelete
  10. tempat beli Heater nya itu di mana pak,.?

    ReplyDelete
  11. mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik tentang pemanas air adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

    ReplyDelete
  12. kalo biar cepet gimana caranya?saya juga pake ini dikost,heater langsung ditempel di ember yang dilubangi

    ReplyDelete
  13. beginilah jadinya kalo pemerintah kita cux......meskinya bpk direkrut bagi kepentingan negara.he

    ReplyDelete
  14. debitnya gimana pak? kalo mandi tunggu air panas atau tidak?

    ReplyDelete